Postingan

Menampilkan postingan dari 2024

25 Ramadhan 1445

Bagaimana pun bentuk lukanya. Bagaimana pun perasaannya yang seakan dunia runtuh. Bagaimana pun rasa sakit yang dirasakan. Bagaimana pun goresan yang ada di hatinya. Kita harus tetap melanjutkan hidup, kan? Kita harus tetap berjalan ke depan walaupun pelan, kan? Kita harus tetap untuk berusaha berdiri tegak lagi, kan? Kita harus percaya bahwa ini bagian dari takdir Nya, kan? Kita tidak boleh menyalahkan diri sendiri sebagai sebab atas terjadinya ini semua, kan? Kita harus tetap percaya bahwa Allah ada di pihak kita, kan? Bahwa ada yang tidak meninggalkan kita selamanya atas keadaan bahagia maupun terpuruknya kita, kan? Bahwa ada yang tetap memahami kita tanpa meminta belas kasihan, kan? Bahwa ada yang bersedia mendengarkan cerita kita dikala merasa tidak siapa pun yang mendengarkan, kan? Tolong genggam hati saya ya, yaa Allah. Engkau yang paling tahu alur ceritanya. Engkau yang paling tahu rapuhnya dan retaknya. Engkau yang paling tahu lukanya dan sakitnya. Bahkan Engkau yang paling ta...

Menolak Rasa

Malam semakin larut Pun langit semakin gelap Namun ada hal yang masih bergejolak Tentang nama yang terlintas sesaat Meminta ada tanpa terjebak Tanpa tersesat rasa dan waktu senyap Juga tanpa sosok yang tersekat Menghantui segala langkah dan jejak Bahkan jika gelap semakin pekat Seolah tidak peduli apa yang terlihat Menulusuri setiap kisah rumit Lagi-lagi meminta hadir walau sesaat Tetapi tidak lagi terjebak Hatinya cukup tangguh tuk bertatap . . Tulisan Juli 2019. –Fha–