Rasa Kehilangan?
Bagi saya yg awam, bisa jadi ini yang namanya rasa kehilangan. Rasa kehilangan yang benar-benar bikin lupa bagaimana rasanya lapar, bikin lupa bagaimana rasa matcha yang lezat dan lupa bagaimana rasa ayam geprek yang mantap. Rasa yang beneran bikin sakit, sampai merasa tidak sanggup untuk sekedar berdiri sekalipun. Bahkan ketika tidak sengaja mendengar nama dia yang hilang itu, rasanya seperti dihujam tepat di ulu hati.
Saat ini sedang pelan-pelan melangkah untuk melanjutkan hidup, dan untuk menyembuhkan jiwa yg lebam. Lebih mencoba untuk mendekatkan diri dengan Allah, karena saya yakin Allah gak mungkin meninggalkan saya.
Malam itu tiba-tiba saya ingin merenungi apa yang telah terjadi di kehidupan saya. Berusaha menerima, berusaha untuk berprasangka baik, berusaha untuk mengambil hikmah yg tersirat.
Kemudian saya terpikirkan akan sesuatu, bisa jadi kehilangan ini adalah sebab Allah untuk menyelamatkan saya dan dia. Menyelamatkan dari dosa yg berkepanjangan dan hilangnya keberkahan dalam hidup. Karena Allah tau kami berdua punya impian dan pandangan tentang kehidupan yang serupa. Tetapi ternyata menjaga cinta diantara kami tetap suci adalah hal yang sulit. Sulit menjaga diri, sulit menjaga hati, sulit menjaga kadar rasa kepemilikan.
Kami berdua sadar, rasa yg tumbuh diantara kami bukan sekedar tumbuh. Tetapi juga berbunga, berbuah, lebat, dengan siklus yang tidak pernah sepi dan kosong, karena kami selalu menyiramnya berkali-kali sehingga perasaan itu terawat. Perasaan dia begitu kuat dan sudah habis untuk saya, begitupun sebaliknya. Dengan sisa yang ada, kami berdua hanya menjalani hidup semestinya. Memanfaatkan kesempatan hidup di dunia dengan memulai lagi untuk mempersiapkan bekal kehidupan selanjutnya.
Kami seperti memulai buku baru lagi. Tetapi kali ini membuka buku masing-masing, menuliskannya sendiri, melangkah sendiri-sendiri.
Kali ini, saya berdoa. Meminta tolong untuk menitipkan hati yang sebenarnya bukan milik saya ini kepada Maha Pemilik Segalanya. Meminta tolong untuk disembuhkan jiwa saya yang sudah terlanjur rapuh.
.
.
Penutup Bulan Juli 2023
–Fha–
Komentar
Posting Komentar